1. Amerika Serikat
Status: Mayoritas non-Muslim, tetapi angka khitan tinggi (sekitar >60%).
Alasan:
-
Kesehatan & kebersihan (public health)
-
Khitan menjadi standar rumah sakit sejak awal abad 20
-
Persepsi bahwa khitan membuat perawatan penis lebih mudah
-
Budaya orang tua mengikuti tren generasi sebelumnya
Amerika adalah contoh negara dimana khitan dipandang sebagai praktik medis, bukan agama.
2. Korea Selatan
Status: Mayoritas non-Muslim (Kristen, Buddha).
Alasan:
-
Diperkenalkan oleh tentara AS setelah Perang Korea (1950-an)
-
Menjadi norma sosial dan dianggap modern
-
Sekitar 70–80% remaja lelaki disunat
-
Umumnya dilakukan saat sekolah menengah
Di Korea, khitan disebut “hwanjang” dan lebih dekat dengan kultur modernisasi medis.
3. Filipina
Status: Mayoritas Kristen Katolik.
Alasan:
-
Tradisi budaya lokal bernama "Tuli"
-
Khitan sebagai tanda kedewasaan laki-laki
-
Dilakukan massal saat liburan sekolah
-
Banyak dilakukan oleh anak-anak bukan karena agama, tetapi budaya
Ini salah satu negara Kristen dengan angka khitan sangat tinggi.
4. Amerika Latin (Brasil, Meksiko, Argentina)
Status: Mayoritas Katolik.
Alasan:
-
Tidak setinggi AS, tetapi meningkat karena alasan medis
-
Umumnya dilakukan pada bayi demi kebersihan
-
Dipengaruhi standar medis ala Amerika Utara
Tren meningkat terutama di kalangan kelas menengah kota besar.
5. Afrika Sub-Sahara (Kenya, Uganda, Afrika Selatan)
Status: Mayoritas Kristen atau animis.
Alasan:
-
Ritual budaya—tanda kedewasaan (rite of passage)
-
Di beberapa suku (Maasai, Xhosa) khitan bagian dari inisiasi menjadi pria dewasa
-
WHO merekomendasikan khitan di daerah HIV tinggi untuk menurunkan risiko penularan (khitan medis)
Ini adalah contoh khitan berbasis budaya dan kesehatan, bukan agama.
6. Israel (Yahudi)
Status: Mayoritas Yahudi (non-Muslim).
Alasan:
-
Khitan (Brit Milah) adalah ritual keagamaan penting pada hari ke-8 kelahiran
-
Salah satu tingkat khitan tertinggi di dunia
Walau agama berbeda, praktiknya lebih mirip negara mayoritas Muslim.
7. Kanada & Australia
Status: Mayoritas Kristen.
Alasan:
-
Tradisi medis mirip Amerika Serikat
-
Sebagian orang tua memilih khitan karena alasan kebersihan & kesehatan
-
Tidak diwajibkan, tetapi tetap dilakukan secara signifikan
8. Eropa Barat (Inggris, Jerman, Prancis)
Status: Mayoritas Kristen sekuler.
Alasan:
-
Tidak umum secara populasi
-
Namun tetap terjadi pada kelompok:
-
Pasien dengan indikasi medis (fimosis)
-
Komunitas Yahudi
-
Imigran dari negara berbudaya khitan
-
Contohnya: Inggris memiliki klinik khitan non-agama cukup banyak.
9. China & Jepang
Status: Mayoritas non-Muslim.
Alasan:
-
Khitan tidak umum
-
Tetapi trennya meningkat karena alasan kesehatan dan kebersihan
-
Banyak dilakukan pada dewasa muda untuk alasan estetika/pribadi
-
Klinik urologi menawarkan “circumcision cosmetic surgery”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar