Secara medis, khitan (sunat) tidak terbukti meningkatkan sensitivitas seksual, tetapi juga tidak menurunkannya secara signifikan. Jadi efeknya netral pada mayoritas pria. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa khitan dapat mengurangi sensitivitas karena sebagian ujung saraf pada kulup dibuang. Sebagian kecil pria mungkin merasakan peningkatan atau penurunan sensasi, tetapi dampaknya secara umum tidak signifikan.
Berikut penjelasan singkat dan jelas:
Apa yang terjadi setelah khitan?
-
Kulit kulup diangkat → kepala penis (glans) menjadi terbuka.
-
Glans punya sedikit saraf dibandingkan kulit kulup.
-
Setelah terbuka terus-menerus, glans jadi lebih “tebal” (keratinisasi ringan).
Hasilnya: sensitivitas menjadi stabil, tidak terlalu sensitif seperti sebelum sunat.
Apakah ini membuat hubungan seksual lebih sensitif?
-
Banyak pria merasa lebih nyaman saat aktivitas seksual.
-
Tapi kepekaan langsung (sensory sensitivity) tidak meningkat.
Efek nyata yang sering dirasakan pria bukan karena meningkatnya sensitivitas, tetapi karena:
-
Kebersihan lebih baik → lebih sedikit iritasi.
-
Ereksi lebih mudah dipertahankan karena tidak terganggu kulup yang sempit (fimosis).
-
Rasa sakit/nyeri saat penetrasi berkurang (jika sebelumnya ada masalah dengan kulup).
Kesimpulan:
Khitan tidak meningkatkan sensitivitas seksual secara biologis, namun bisa meningkatkan kenyamanan, performa, dan kualitas hubungan seksual pada pria yang sebelumnya memiliki masalah dengan kulup.
Alamat:Citraland Driyorejo CBD Ruko Blok N3/19Jl.Raya Petiken No.01, Kec.Driyorejo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar